Giana Diary
Minggu, 09 April 2017
Kamis, 12 Maret 2015
Awal Baru Hatiku
Sudah lama tidak nulis disini, banyak kegiatan yang kujalani akhir-akhir ini...
Akhirnya ada waktu juga menyempatkan buka ni blog.
Huuuft.... (tarik nafas dulu) pusing juga kalau dipikir. Kemarin lalu semua kisahku tentang Mr. Nyebelin. Tapi kini dimanakah dia...??? Akupun tk tau bagaimana kabarnya sekarang. Ku pikir masa depanku akan kujalani bersamanya. Semua berakhir,,, tepat pukul 10 Februari lalu dia meminta untuk mengakhiri hubungan kami. Betapa sedih hatiku... Dia bilang melalui BBM kalau berteman saja. Lalu apa yg bisa aku lakukan? Tentu saja menerimanya. Biarpun dibelakangnya nangis-nangis. Sok kalu didepannya penuh dengan ketegaran (T_T)
Buat PM atau Status baik-baik saja.
"Sahabat jadi pacar, itu ketulusan... Mantan pacar jadi sahabat, itu kedewasaan"
Kalau ingat DP'y itu hatiku sedih... mungkin teman jauh lebih baik. Tapi kalau dipikir-pikir apakah bisa seperti itu. Kita sungguh sangat dekat waktu pacaran. Disuruh untuk mengembalikan semua seperti berteman itu rasanya mustahil untuk dilakukan.
Beberapa hari setelah itu kita tak saling menyapa lagi tai kita masih menjadi teman di BBM. Dan saat itu juga ada laki-laki lain yang mendekatiku, dia baik, dan perhatian padaku. Aku berpikir apakah laki-laki ini kirimkan Tuhan untukku? laki-laki yang akan menghapus kesedihanku?
Dia Soim. Teman SMA dulu tapi gk 1 kelas. Aku juga tak mengenalnya dulu. Aku kenal sekarang karena dia teman saiz. Sahabat kuliahku.
Aku dengan Soim tiap harinya semakin akrab, aku sering bercerita tentang kegiatanku setiap harinya. Aku juga bilang kalau aku tak bisa berenang, dan dia mau mengajariku.
Mengajari?? Ingat Mr. Nyebeliiiiiiiiiinn... dia juga pernah bilang mau mengajariku renang, tapi sampai sekarangpun tak pernah terjadi (nangis guling-guling)
Tepat hari valentine dia pulang, kami pergi ke tempat kolam renang umum. Inilah yang menjadi awal dari semuanya..... (^_^)
Akhirnya ada waktu juga menyempatkan buka ni blog.
Huuuft.... (tarik nafas dulu) pusing juga kalau dipikir. Kemarin lalu semua kisahku tentang Mr. Nyebelin. Tapi kini dimanakah dia...??? Akupun tk tau bagaimana kabarnya sekarang. Ku pikir masa depanku akan kujalani bersamanya. Semua berakhir,,, tepat pukul 10 Februari lalu dia meminta untuk mengakhiri hubungan kami. Betapa sedih hatiku... Dia bilang melalui BBM kalau berteman saja. Lalu apa yg bisa aku lakukan? Tentu saja menerimanya. Biarpun dibelakangnya nangis-nangis. Sok kalu didepannya penuh dengan ketegaran (T_T)
Buat PM atau Status baik-baik saja.
"Sahabat jadi pacar, itu ketulusan... Mantan pacar jadi sahabat, itu kedewasaan"
Kalau ingat DP'y itu hatiku sedih... mungkin teman jauh lebih baik. Tapi kalau dipikir-pikir apakah bisa seperti itu. Kita sungguh sangat dekat waktu pacaran. Disuruh untuk mengembalikan semua seperti berteman itu rasanya mustahil untuk dilakukan.
Beberapa hari setelah itu kita tak saling menyapa lagi tai kita masih menjadi teman di BBM. Dan saat itu juga ada laki-laki lain yang mendekatiku, dia baik, dan perhatian padaku. Aku berpikir apakah laki-laki ini kirimkan Tuhan untukku? laki-laki yang akan menghapus kesedihanku?
Dia Soim. Teman SMA dulu tapi gk 1 kelas. Aku juga tak mengenalnya dulu. Aku kenal sekarang karena dia teman saiz. Sahabat kuliahku.
Aku dengan Soim tiap harinya semakin akrab, aku sering bercerita tentang kegiatanku setiap harinya. Aku juga bilang kalau aku tak bisa berenang, dan dia mau mengajariku.
Mengajari?? Ingat Mr. Nyebeliiiiiiiiiinn... dia juga pernah bilang mau mengajariku renang, tapi sampai sekarangpun tak pernah terjadi (nangis guling-guling)
Tepat hari valentine dia pulang, kami pergi ke tempat kolam renang umum. Inilah yang menjadi awal dari semuanya..... (^_^)
Kamis, 25 September 2014
Antara Cinta & Cita-Cita
Rabu, 24
September 2014 (07.15)
Aku putuskan untuk mengaktifkan data jaringanku.
Wuooooaaah.... banyak sekali pesan bbm yang masuk, dan ada juga pemberitahuan
dari instagram. Ku lihat satu persatu pesan di bbm. Eh.. ternyata ada satu nama
yang membuatku semangat dipagi ini. Siapa lagi kalau bukan Hendra Wijaya. Ku
buka:
Hendra Wijaya:
~PING!
Anna Izuka:
~Maaf
tadi malam aku sibuk sekali
~Ada apa
yaa? (pertanyaan yang bodoh >,<)
Hendra Wijaya:
~Maaf kalau mengganggu
~Tak ada apa-apa
Anna Izuka:
~Katanya
sibuk kok malah bbm.an? (pertanyaan apa lagi ini x_x)
Hendra Wijaya:
~Libur gi
Aku
sempat sock dan kesal, panggilannya tak ada embel-embel sayank, yank atau
apalah...
Anna Izuka:
~Aku mau
tanya sebenarnya hub kita ini apa sekarang? Aku benar-benar bingung..
(lama sekali ia tak menjawabnya dan hanya di ‘R’
sajaa, ia bahkan sempat ganti DP dan PM tapi ia malah tak membalas pertanyaanku
ini. Apa maksunya ni anak. Lalu kucoba bertanya lagi
Anna Izuka:
~Kamu gk
mau menjawab pertanyaanku?
Hendra Wijaya:
~Apa
lagi? (ketus,cuek,dan menyebalkan sekali >,<)
Anna Izuka:
~Y udah
kalau begitu
~ maaf
udah menggangu waktumu
~Sekali
lagi aku minta maaaf
Hendra Wijaya:
~Iyaa
~Woles
ajaa
Saat itu juga aku langsung menDCnya, aku sudah
benar-benar emosi, nomer ponselnya juga langsung kuhapus. Hatiku benar-benar
sakit. Pikiranku kembali kacau. Tangisku pecah, aku sudah tak bisa
membendungnya. Kutemui sahabatku Tya dan kupeluk erat dia sambil menangis, dia
bertanya aku kenapa? Aku hanya bisa menjawab kalau aku benar-benar bodoh.
Setidaknya pelukannya bisa menenangkanku. Bebanku sedikit berkurang, ia pasti
tau ini mungkin ada hubungannya dengan Hendra. Bagaimana tidak, Cuma laki-laki
itu yang bisa membuatku menangis seperti ini. Tapi aku sama sekali tak
mengatakan apapun ke dia. Ia juga tak akan menanyaiku, karna ia tau itu akan
membuatku lebih sedih. Tya is my sister ©C
Aku pulang dan mengunci kamarku, disitulah aku
kembali menangis. Tiba-tiba ponselku berbunyi dan ada pesan darinya, meski aku
hapuspun nomernya itu percuma. Karena nomer itu sudah ada diotakku, aku hafal
nomer itu. Akupun membalas pesannya dan aku benar-benar marah. Rasanya aku
benar-benar ingin menjambak rambut, menjewer telinga, dan menendang kakinya.
Aku tertidur. Bangun tidur, aku langsung melihat cermin besar yang ada
dikamarku. Ohhh... Tidaaaaa.. Mataku benar-benar sembab. Ini semua kacau,
bagaimana akau menjelaskan pada ibu ku. Dan yang lebih parahnya lagi, hari ini
adalah hari pertama aku masuk sekolah setelah liburan panjang. Ku lihat
ponselku ternyata ada 6 panggilan tak terjawb dari Mr. Nyebelin. Saat keluar
kamar aku langsung ditanyai Ibu, aku ni kenapa. Dan aku hanya menjawab “Aku
sedang bertengkar dengannya”. Tanpa harus kusebutkan namanyapun Ibu pasti tau,
siapa lagi laki-laki yang membuatku bisa berpacaran. Laki-laki pertama yang
kukenalkan pada Ibuku. Ibuku bahkan sangat menyukainya, kadang aku berfikir.
Yang menjadi anaknya itu sebenarnya siapa? Aku atau dia. Setiap ada masalah
sedikit saja kadang aku yang dimarahi. Padahal yang membuat sedih anaknya kan
tu orang. -_-!!
Ok baiklah aku hari ini benar-benar telah emosi.
Masuk kuliah pertama aja membuatku gak bersemangat. Dosen-dosennya membosankan.
Jangan tanya reaksi teman-teman ketika melihatku. Ya sudah tentu mereka pasti
menanyaiku, bla... bla.. bla.. ini itu. Males jawab pertanyaan mereka
satu-satu. Cukup tersenyum sambil menggelengkan kepala. Begitupun Dosen yang
ikut-ikutan kepo. Pake acara tanya jawab lagi.. maksudku antara aku dan si
dosen. “Heei.. na, kamu kenapa? Matamu sampai sembab begitu.” Belum sempat
menjawab si Eddo yang bisa dikatakan salah satu sahabatku malah yang
menjawabnya “Baru putus,pak”. Kulirik ia dengan pandangan yang membunuh. Ia pun
hanya nyengir. “Na, cowokmu rugi itu. Bisa-bisanya mahasiswiku dibuat nangis”.
(Ohh... aku benar-benar setuju dengan dosenku ini, ia pasti rugi).
(19.20)
BBM’nya aku invite lagi, aku pikir tak kan
diterima tetapi diterima. Huuh... dia kirim pesan ke aku. Ternyata dia
menjelaskan semuanya, apa yang terjadi saat ini. Dia merasa bersalah, dia
sangat sibuk hingga tak akan ada lagi waktu untukku, ia berkata kalau ia ingin
mengejar cita-citanya terlebih dulu, ia ingin membahagiakan orangtuanya. Dan
begitupun denganku aku juga ingin menraih cita-citaku dahulu, membuat bangga
orangtuaku. Jadi kami memutuskan untuk break. Dan akupun legaa.. meski gak
pacaran atau mungki losecontct dengannya. Tapi hati kita selalu bersama. Itulah
yang menjadi semangatku. Karena dia megitu sangat menyayangiku, akupun
demikian. Kalau kita berjodoh, kita pasti bersama kembali. Untuk saat ini aku
dan dia memutuskan untuk fokus menata masa depan nantinya. Inilah Cinta dan
Cita-Cita ^^
Kalau kita bertemu nanti, kuharap kita bisa
sukses.. Beberapa tahun yang akan datang.. ^_^
Entah siapa yang akan memulai menyapa duluan, dan
rasa ini semoga tak akan pernah hilang. Suatu saat nanti kita pasti bersama,
entah jadi sahabat yang tercinta atau pasangan tercinta. Biarlah waktu yang
menjawabnya...........
Semangat Baru
Senin,
27 September 2014
Pagi hari ini sangat dingin, hal pertama yang ada
dipikiranku adalah kejadian semalam. Aku mencoba meraih ponselku, ku lihat
ternyata memang benar. Sesuatu yang membuatku sedih tadi malam, aku pikir hanya
mimpi. Kutepuk-tepuk pipiku dan ku geleng-geleng kepalaku.
Dan berkata dalam
hati “Anna kau pasti bisaa.. Tetaplah kuat, ini semua pasti berakhir dengan
bahagia. Lakukanlah hal yang bermanfaat sekarang, lupakan kejadian semalam,
anggap saja itu sebuah motivasi yang membawamu untuk sukses. Yaaaapp..
Semangaaat!!!”.
Kumulai kegiatanku dengan bersih-bersih kamar,
rumah, dapur dan seluruh ruangan. Hingga ibu ku pun terkejut melihat tingkahku
ini, tidak biasanya aku sesemangat ini. ^^
Selasa,
23 September 2014
Data jaringan di ponselku kumatikan, aku sama
sekali tak pernah membuka bbm,fb,instagram atau hanya sekedar browsing. Dari
kemarin aku menyibukkan diriku. Malam harinya tiba-tiba ponselku berbunyi (Lagu
Gwiyomi^^) panggilan masuk, kulihat layar screensaver tertera nama yang tak
asing: Mr. Nyebelin ©
Aku terkejut dan mengangkatnya, “Hallo..
Assalamualaikum”. Tiba-tiba sambungan terputus. Aku tak mengerti apa maksudnya
ini. Akupun memilih untuk tidur dan tak mau memikirkan hal ini.
Semua terasa seperti mimpi
Minggu,
21 September 2014
Tepat hari ini dia baru menghubungiku lagi, jam
dua lewat lima belas menit ponselku berbunyi “Tlingggg..” tanda ada pesan
masuk. Taraaaa.. Ini dari Mr. Nyebelin kuu. Aku sungguh sangat bahagia. Ia
bilang kalau baru bisa menghubungiku dan kami mulai berbalas pesan. Pembicaraan
kami sangat seru dan menyenangkan. Ada kata bosan untuk selalu membalas
pesannya. Dan akulah yang akhirnya mengakhirinya pesannya, ternyata sudah sore
dan waktunya aku untuk mandi.
(19.12
WIB)
Malam ini seperti malam-malam biasanya, setiap
pukul 19.00 malam aku mengajar les dirumah. Hari ini les privat. Entah mengapa
aku tiba-tiba mengaktifkan jaringan dataku yang seharusnya aku matikan agar
tidak mengganggu dalam mengajar. “Tliiing..Tliiiing..Tlinng” tanda ada beberapa
pesan bbm yang masuk, pertama-tama aku menyuruh anak les ku untuk mengerjakan
soal yang telah aku buat sebelumnya. Dan aku mulai melihat ponselku.. kekeke
:-D
Seperti tersambar petir disiang bolong, ketika
mendapati salah satu pesan dikirim oleh Mr. Nyebelin.
Hendra Wijaya
~Maaf yaa
yank
~Mungkin
hub ini cukup sampai disini
Anna Izuka
~Kenapa?
Ada apa ini?
Hendra Wijaya
~Iyaa,
lebih baik kita akhiri saja
~Aku
sudah tak punya waktu untukmu
Anna Izuka
~Aku tak apa bila kamu sibuk, kau tak perlu
menghubungiku.
~Aku
mengerti, tapi untuk mengakhiri hub itulah yang sulit
~Bagaimana
bisa aku melupakan perasaan ini dengan mudah
~Kau tak
menghubungiku 1 tahun / 2 tahun aku tak apa bila kamu sibuk
Hendra Wijaya
~Kau
dikelilingi banyak laki-laki
Anna Izuka
~Tapi kau
sendiri tau hatiku cuma 1 dan Cintaku cuma 1 untukmu. Jangan ragukan itu..!!
Hendra Wijaya
~Iyaa
Setelah kiriman pesan di bbm itu hatiku sedih,
ingin rasanya aku menangis, badanku tiba-tiba menjadi dingin, jantungku serasa
mau keluar, mataku berkaca-kaca, dan aku tak menyangka hanya dengan beberapa
kata darinya saja sudah membuatku sekacau ini. Pikiran tak tentu arah, hingga
murid les menyadarkanku. Setiap pertanyaan dari murid lesku aku tidak bisa
konsen, benar-benar kacau. Hingga aku meyakinkan diriku sendiri bahwa aku harus
fokus setidaknya aku tak boleh mengecewakan murid ku ini. Tiap air mataku ingin
berlinang aku selalu mendongak dan melihat keatas, jagan sampai airmata ini
jatuh. Akhirnya selesai juga aku mengajar, aku langsung menuju ke kamarku.
Berbaring dan ssekali melihat ponselku, selalu seperti itu. Dan aku memutuskan
untuk tidur.
Minggu, 21 September 2014
Waktu yang singkat, tapi memuaskan....
Semenjak kejadian itu hubunganku dengannya jauh lebih baik, bahkan bisa dikatakan sangat lancar. Aku sangat senang, hari-hariku menjadi ceria kembali. Dia memang pangeranku. Aku selalu bersyukur karena Tuhan telah menciptakannya di dunia yang sama dengan ku. Banyak cerita indah dan sedih ku lewati meskipun ia berada jauh disana. Beda pulau beda tempat tinggal. Tapi aku tau itu semua untuk mengejar cita-citanya dan kesuksesannya, aku baik-baik saja. ^_^
17 September 2014 (14.30)
Hari ini dia mengatakan kalau dia akan sibuk sampai akhir pekan, dia menghubungiku melalui BBM. Dia meminta maaf padaku, karena dia tak akan memiliki waktu untuk ku. Dia hanya berkata bahwa ia sibuk dengan berkas-berkasnya. Aku tak tau ia sedang mempersiapkan apa. Dia tak pernah mau mengatakannya padaku. Dan aku juga tak menuntutnya untuk memberitauku. Yang terpenting itu demi kesuksesannya. Dia menyuruhku untuk baik-baik disini. Aku selalu mendoakan yang terbaik untuknya. Dia si Mr. Nyebelin sangat merasa bersalah padaku, aku tau melalui kata-katanya itu dia selalu minta maaf, padahal dia tak perlu meminta maaf seperti itu karena aku sangat mengerti. Dia juga mengatakan kalau BBMnya juga akan off. Akupun juga akan melakukan hal yang sama. Aku tak peduli teman-teman yang akan menghubungiku lewat bbm nantinya. Kalau mereka benar-benar butuh padaku, mereka pasti mengirimi ku lewat sms atau langsung menelfonku.
18-19 September 2014 (07.00)
Pagi ini tiba-tiba HP ku berbunyi, tanda ada pesan masuk, dan kau tau pesan dari siapa? Mr. Nyebelin
From: Mr. Nyebelin <3
"Slamat pagi syank"
Aku sungguh sangat terkejut + senang mendapatkan pesan darinya, aku pun membalas smsnya dan langsung menanyakan, bukankah ia sibuk... kenapa dia menghubungiku?
Ia menjawab kalau ingin menyempatkan untuk menyapaku, meski itu hanya sebentar. Aku tak menyangka kalau ia akan melakukan hal seperti ini. Ya kurang lebih selama 2 hari kita saling mengirim sms. Meski hanya sebentar-sebentar tapi aku senang.
Selasa, 12 Agustus 2014
1 Tetes
Hari ini airmataku kembali menetes...
Dia kembali membuat hatiku sedih, tidakkah ia memikirkan perasaanku ini.. Ingin ku berteriak "Kenapa bukan aku? kenapa bukan aku cinta pertamanya.. kenapa dia tidak bisa melupakan gadis itu, gadis yang tak sungguh-sungguh mencintainya. Sampai kapan ia akan seperti ini?". Begitu banyak pertanyaan yang ingin ku lontarkan.. siapa yang bisa menjawab pertanyaanku ini? Apakah waktu....
Dia bilang waktu... Apakah aku harus bersabar, sampai kapan? ku harap kesabaranku ini akan bertahan.
Ya Tuhanku, berikanlah kesabaran dan kekuatan kepada ku. Buatlah aku yang menempati hatinya bukan gadis itu, buatlah ia menyayangiku dan tak menyakiti perasaanku. Berilah aku kebahagiaan selalu. Hanya Engkaulah yang bisa mengabulkannya. Bila suatu hari nanti kesabaranku ini sirna dan ketidakpercayaan menyelimuti, tnjukkanlah aku kebenarannya.. meski itu menyakitkan untukku, buatlah aku sadar dan ikhlas menerimanya, dan pada saat itu juga aku akan melupakan cintaku ini. Dan ku harap aku akan menemukan kebahagian yang lain meski itu tak bersamanya. Amiiin....
Saat ini aku kecewa padanya, tapi kekecewaanku ini tak mengurangi rasa cintaku padanya. Tidak sedikitpun.. Sedikit cuek bolehlaah.. aku hanya ingin menunjukakan padanya, bahwa aku sedih dan terluka. Tidak suka dengan sikapnya itu. Bagaimana tidak, dia kemarin minta email dan sandi FB ku, sekarang giliran aku memintanya, dia tak memberiku.. untuk alasan yang benar-benar membuatku kesal.. ada privasi tentang masa lalunya.. Hellooooo.. kau pikir aku tak memiliki privasi. Betapa bodohnya aku kemarin sdah beritau email dan sandiku. Ganti sandi baru ajalah.. gitu aja kog repot. Dia gitu aku juga bisa gitu.. impaaaaslah !!! Si Mr. Nyebelin sialaaaaaaan >,<" . LDR itu memang sulit, apalagi aku tau ia masih memiliki rasa cinta dg gadis itu... Tapi aku sedikit bersyukur karena setidaknya ia tak tahu kalau aku menangis, gak suka aja kalau dia melihatku selemah ini. ^_^
Kadang ngiri juga lihat temanku bisa bergandengan dengan pacarnya. Siapa lagi kalau bukan saiz, mereka selalu bermesraan. La aku? cuma bisa gigit jari dan berkata dalam hati "Sabar gianaa... sabar".
Untuk hari ini cukup segini... besok dilanjut lagi..
Dia kembali membuat hatiku sedih, tidakkah ia memikirkan perasaanku ini.. Ingin ku berteriak "Kenapa bukan aku? kenapa bukan aku cinta pertamanya.. kenapa dia tidak bisa melupakan gadis itu, gadis yang tak sungguh-sungguh mencintainya. Sampai kapan ia akan seperti ini?". Begitu banyak pertanyaan yang ingin ku lontarkan.. siapa yang bisa menjawab pertanyaanku ini? Apakah waktu....
Dia bilang waktu... Apakah aku harus bersabar, sampai kapan? ku harap kesabaranku ini akan bertahan.
Ya Tuhanku, berikanlah kesabaran dan kekuatan kepada ku. Buatlah aku yang menempati hatinya bukan gadis itu, buatlah ia menyayangiku dan tak menyakiti perasaanku. Berilah aku kebahagiaan selalu. Hanya Engkaulah yang bisa mengabulkannya. Bila suatu hari nanti kesabaranku ini sirna dan ketidakpercayaan menyelimuti, tnjukkanlah aku kebenarannya.. meski itu menyakitkan untukku, buatlah aku sadar dan ikhlas menerimanya, dan pada saat itu juga aku akan melupakan cintaku ini. Dan ku harap aku akan menemukan kebahagian yang lain meski itu tak bersamanya. Amiiin....
Saat ini aku kecewa padanya, tapi kekecewaanku ini tak mengurangi rasa cintaku padanya. Tidak sedikitpun.. Sedikit cuek bolehlaah.. aku hanya ingin menunjukakan padanya, bahwa aku sedih dan terluka. Tidak suka dengan sikapnya itu. Bagaimana tidak, dia kemarin minta email dan sandi FB ku, sekarang giliran aku memintanya, dia tak memberiku.. untuk alasan yang benar-benar membuatku kesal.. ada privasi tentang masa lalunya.. Hellooooo.. kau pikir aku tak memiliki privasi. Betapa bodohnya aku kemarin sdah beritau email dan sandiku. Ganti sandi baru ajalah.. gitu aja kog repot. Dia gitu aku juga bisa gitu.. impaaaaslah !!! Si Mr. Nyebelin sialaaaaaaan >,<" . LDR itu memang sulit, apalagi aku tau ia masih memiliki rasa cinta dg gadis itu... Tapi aku sedikit bersyukur karena setidaknya ia tak tahu kalau aku menangis, gak suka aja kalau dia melihatku selemah ini. ^_^
Kadang ngiri juga lihat temanku bisa bergandengan dengan pacarnya. Siapa lagi kalau bukan saiz, mereka selalu bermesraan. La aku? cuma bisa gigit jari dan berkata dalam hati "Sabar gianaa... sabar".
Untuk hari ini cukup segini... besok dilanjut lagi..
Langganan:
Komentar (Atom)










